Transformers Dark of the Moon: The Robots Saved the Movie

1:39 PM



Transformers 3 : The Dark of the Moon| Directed by : Michael Bay| Starring : Shia LaBeouf, Rosie Huntington, John Turturro, Josh Duhamel, Tyrese Gibson| Producer : Steven Spielberg| Screenwriter : Ehren Kruger

Buat penggemar cerita robot, Transformers memang cukup dinantikan. Gue yang bukan penggemarnya pun penasaran sama aksi lanjutan para Autobots dan Decepticons. Berbeda sama Harry Potter yang baru gue tonton di minggu ketiga, Transformers gue tonton di minggu pertamanya bertengger di bioskop.

Dari awal sudah terlihat banyak sekali yang berubah di film ketiga ini. Setting tempat yang awalnya adalah Californa berpindah ke tengah kota New York, Los Angeles dan Chicago. Sam Witwicky yang sebelumnya adalah mahasiswa, telah berubah menjadi fresh graduate pengangguran yang sedang berjuang mencari pekerjaan..
Lalu, eksistensi Mikaela yang tiba-tiba telah tergantikan oleh Carly, tanpa penjelasan yang cukup kemana perginya Mikaela (atau gue yang nggak merhatiin), well, bukan berarti gue pengen ngeliat karakter Mikaela juga, sih bok.

Dibandingkan dengan film-film Transformers sebelumnya, yang selalu JUARA dari Transformers adalah sudah pasti EFEK. Dari awal, gak pernah gak keren. So, buat yang nonton versi 3D pasti tidak merasa rugi, bisa dibilang puas sama 3Dnya.
Selain juara di efek, yang nggak kalah juara adalah jelas aksi dari para robot; Autobots dan Decepticons; Optimus Prime, Bumblebee, Ironhide, Sideswipe, Wheelie, Brain, the three Wreckers, Sentinel Prime, bahkan Megatron. Intermezo, ada yang bisa memberi tau gue robot yang transform ke Red Ferrari itu namanya siapa? Dino bukan, sih? Penasaran gue.
Tapi, di saat yang sama agak kecewa sama jumlah robot yang muncul. Karena di film yang kedua jumlah robotnya GILA banget banyaknya. Tapi, di film ketiga kok, ya, menghilang. Kemana perginya robot wanita yang transform ke bentuk motor itu? Motobots (well, ini gue ngarang istilah sendiri) yang banyak banget itu bahkan nggak satupun nongol di film ketiga. Lalu, Jazz yang muncul di film pertama, yang gue harapkan akan muncul lagi di sini ternyata gak muncul juga. Pengurangan jumlah robot yang terlalu ekstrim membuat sedih. I want more robots!!



Dari segi cerita, penonton banyak banget yang kecewa sama ceritanya. Buat gue, itu semua tergantung dari sisi mana lo melihat ceritanya. Kalo lo hanya fokus ke cerita dari sisi Sam, well, I couldn’t be agree more. It’s obviously junk and cheesy and too drama. Kayaknya, semakin ke belakang Sam akan semakin tidak penting.
Lain halnya, kalo fokus lo dari sisi robots. For me, it’s pretty interesting, though it reminds me of Star Trek, I Robot, and even Chicken Little. At least, the story on robots’ sight is not cheesy. Bahkan, bisa dibilang complicated untuk jadi masalah robot, yang bikin lebih complicated masalah itu melibatkan manusia. Mungkin melalui film ketiga ini Michael Bay ingin memberikan peran yang 'lebih' kepada para robot, yang di film pertama dan kedua terkesan hanya 'tambahan', tanpa cerita, sedikit berbicara, dan hanya terlibat dalam peperangan. Well, if so, it's a very wise decision Mr. Bay, since there are lot of annoying scene :)



Dari sisi karakter manusia, yang berperan penting justru para NEST. Terutama si colonel William Lennox yang diperanin sama Josh Duhamel. Ampun Tuhan, keren banget doi. Bisa dibilang, mereka adalah penyelamat lain film ini.

Like I said before, banyak adegan nggak penting dalam film ini, terutama semua yang berhubungan dengan Carly, pacar baru Sam, yang diperanin sama Rosie Huntington. Selain gak penting, adegan-adegan itu durasinya cukup lama, bahkan salah satunya mencapai sekitar 40 detik sampai 1 menit. Kalo kalian sudah menonton filmnya, kalian pasti tau dan mengerti dan akhirnya setuju sama gue.

Kalo kalian memerhatikan, kalian akan menemukan cukup banyak bloopers di film ini, yang sumpah ya itu gengges banget. Ada satu karakter bernama Dylan dan satu scene dimana apartemennya ditembaki sama Bumblebee. Apartemennya berantakan. Apa yang terjadi pada Dylan? Jas yang dipakainya bolong-bolong terkena tembakannya, tetapi tubuh ataupun wajahnya MULUS tanpa luka. Hebat sekali ya dia -__-*
Scene lain yang ganggu adalah, di tengah perang antar robot itu si Carly sempet-sempetnya ganti gaya rambut aja gitu. Satu scene rambutnya ikal, lalu berubah lurus selurus-urusnya, lalu berubah lagi ikal. Selain ganti gaya rambut, doi juga ganti sepatu. Di apartemen Dylan, Carly pake white killer heels. Lalu, saat lari-larian berubah jadi dark flats, lalu satu scene berubah lagi jadi dark heels. Atau jangan-jangan ternyata dia adalah wizard? Yeah, make sense, there is something wrong in my head -__-*

Lalu, kenapa gue fokus banget ke Carly? Karena dia pendamping Sam, bok. Tokoh utama. Nongol mulu, gak mungkin gak merhatiin. Dan karena scene-nya yang mengganggu itu too clear to be ignored. And, no offense, Rosie I think you cannot act well. And Carly is not better than Mikaela, at all. Mikaela di Transformers 1 masih mending, masih ada sedikit perannya.



Inti dari seluruh tulisan gue adalah Transformers 3 terselamatkan oleh kehebatan para robots, terutama the greatness of Optimus Prime, yang sangat bijaksana. Dan juga terselamatkan oleh pengorbanan beberapa robots. Gue nggak mau spoiler, tapi gue harus bilang ini, “Hi Ironhide, you are not die in vain. And I wish there will be no more Transformers, not without Ironhide in it”, sori lebay tapi gue suka banget sama Ironhide. Hmm, sejak pernyataan tengilnya di Transformers 2 setelah menebas salah satu decepticons, "Damn! I'm good".

Over all, I give 2 of 5 for Transformer one for its great effect, then one for Autobots and Decepticons, especially to Optimus Prime and Ironhide.


Cheers and Beer,
Lisnaadwi

You Might Also Like

3 Comments

  1. gue juga selalu ngantuk malah kalo nonton robot. *tos manda* apalagi semua orang bilang pilem ini jelek. hahaha
    reviewmu detil sekali, na, sampe2 ngeh sama sepatunya carly. :D

    ReplyDelete
  2. Hahaha bagus bagus, sudah kalian jadi wanita manis yang bermain barbie atau boneka kertas, tak perlu ikutan suka robot :p

    Tengkyu again, Anye.

    Hahaha aku suka mencari bloopers sih kalo nonton film. Jadi seru sendiri aja.

    ReplyDelete

Instagram

Subscribe