Pulau Tidung

4:41 PM

Tidung adalah salah satu pulau yang berada di Kepulauan Seribu.
Bulan Juni ini, selama dua hari gue sama beberapa temen gue, total 5 orang pergi liburan ke pulau Tidung. Well, the place is not exactly like what I thought it is, but beautiful enough. Agak sepi, terutama di malam hari, dan kenyataan bahwa yang menyaksikan sunset saat itu hanyalah kami ber-5. Great!! Tapi kenyataannya, pulaunya lumayan indah. Langitnya itu loh, airnya itu loh rrrrrr :D. Langit biru, gradasi warna air lautnya. Begitu liat, ibarat lagunya EndahnRhesa,
Suddenly I thank God, I'm still alive on this beautiful day
well, agak berlebihan gue, but it's true.
Alright, sekarang akan gue ceritakan kronologis keberangkatan kami.
Kami berangkat dari rumah jam setengah 6 karena mau ngejar kapal pertama, jam 7/ setengah 8. Kami naik kapal dari Muara Angke, Jakarta Utara.
Karena naiknya dari Angke, jangan mengharapkan yg terlalu berlebihan yaa. Kapalnya ga terlalu besar, tapi muat banyak orang kok, bisa sampe 100 orang (mungkin). Kalo lo termasuk orang yg mabuk laut, gw saranin sih naik di bagian atas, goyangan kapalnya kalo kena ombak jadi nggak terlalu berasa, nggak kayak di bawah. Perjalanan dari Angke ke Pulau Tidung harusnya bisa ditempuh dengan waktu 2 jam, tapi karena terjadi sebuah kesalahan teknis, yang membuat kapal yang kami tumpangi berenti di tengah-tengah laut. Jadilah kami baru sampe Tidung 3 jam kemudian, tengah hari bolong.
(taken from the boat)


Terus kami langsung ke penginapan. Tempatnya nyaman, dengan ruang depan buat nonton tivi, 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, dapur dengan dispenser dan magic jar, ber-ac pula. Oh iya, penginapannya punya pak Bustanil.
Karena capek, jadi begitu sampe langsung deh tidur. Sorenya bangun buat jalan-jalan sambil nunggu sunset. Kami jalan ke Tidung kecil, nah yg ini sangat tidak disarankan buat kalian yg nggak kuat jalan, karena lumayan jauh jalannya, mending nyewa sepeda tuh. Nah untuk mencapai Tidung Kecil, setelah melewati jalan yg panjaaaaang dari penginapan, masih harus nyebrang jembatan yg juga lumayan panjaaaaaang. But the sweat worth the gorgeous view and the sunset of course.



Entah karena bukan musim liburan atau gimana, tapi pas liat sunset, ternyata cuma kami ber-5 doang yang ada di situ, where the hell is anyone else?
Setelah puas liat sunset, kami kembali jalan pulang. Dan di jalan ketemu beberapa penduduk sekitar yang ramah-ramah. Yah karena masih sama-sama orang Jakarta, tingkah lakunya nggak jauh beda deh.
Hmmm besok kan paginya kami berencana mau liat sunrise, tapi apa boleh buat karena pagi itu ternyata hujan turun, deresnya ga main-main lagi, jadilah kami hanya ngendon di rumah aja. Sampe jam 10 kami keluar dari penginapan dan langsung menuju dermaga, ngantri tiket kapal Kerapu yang ke Marina, Ancol. Karena eh karena kapal yang ke Angke nggak ada yang jalan. Tapi, yg ngantri bukan kami, melainkan tas kami. Jadi, karena masih ada waktu sampe jam 12 siang, maka kamipun jalan-jalan lagi ke Tidung Besar ujung. Berhubung cuma punya waktu sedikit, maka kamipun menyewa sepeda. Berhubung gw dan satu orang temen gw nggak bisa naek sepeda yaa sodara-sodara, jadilah kami nyewanya cuma 3. Dua orang manis ini diboncengin bak tuan puteri yg nggak mau capek. Hihihi
Ngapain kami balik ke soono? Apa lagi kalo bukan buat sesi pemotretan? Hahaha.
Take another good picture of good view in Tidung Island. Kan sekalian mau pamer di blog. Hehehe


(ini jembatan yg menghubungkan Tidung Besar dan Tidung Kecil)

(Liat gradasi warna air lautnya. Keren abis)


(colorful reef. Dan berhubung perairannya dangkal, jadi keliatan deh tuh dari atas, tanpa perlu nyelam).
Well, setelah semua sesi pemotretan itu, jam setengah 12 gw sama temen-temen gw balik ke perhubungan, di pinggir dermaga buat ngantri tiket. Dan setelah dapet, kita nunggu kapal Kerapunya berangkat, yakni jam 1 siang. Nah si Kerapu ini cukup tepat waktu, jadi jam 1 teng penumpang mulai naik satu-satu trus berangkat deh abis itu. Beda sama kapal yg dari Angke itu, naek Kerapu ke Marina cuma memakan waktu 1 jam. Karena eh karena si Kerapu ini adalah speed boat.

Kisaran harga, gw yakin ini yg paling lo semua perlu, kan?
- Kapal penyebrangan dari Angke: Rp 33.000
- Kapal Kerapu dari Marina: Rp 32.000 (tapi, berhubung di Marina jadi ada tambahan biaya masuk Ancol, jadi Rp 42.000)
- Penginapan: Rp 300.000 (limited buat 7 orang), Rp 350.000 (unlimited buat berapa orang pun, dapet satu rumah full perlengkapan); Pak Bustanil (085814606857)
- Sewa Sepeda: Rp 15.000-17.000/sepeda
- Sewa alat snorkling+pelampung: Rp 35.000 (buat yg mau sewa kapal, biar snorklingnya bisa agak ke tengah laut, biayanya Rp 400.000/10 orang)
- Biaya makan: Rp 15.000/sekali makan
- Oleh2 (dodol dan manisan rumput laut): Rp 5.000/bungkus

Tips:
1. Karena biayanya agak besar, gw saranin, mending kalian bawa makanan sendiri, kalo mau save mmoney buat seneng-seneng. Kalo cuma dua hari mah, bawa aja nasi dari rumah lauknya beli. Ato nggak, bawa makanan paling nggak sehat, tapi simple sedunia, pop mie. Gampang kan? Hihihi
2. Buat menghemat biaya lagi, berangkat boleh lah naik perahu yg agak menyulitkan (terutama buat yg rumahnya jauh yaa) dari Angke, biar ga terlalu cepet, daaan gitu deh namanya juga perahu nelayan, tapi pasti lo dapet cerita deh, kayak yg gw alamin. Nah pulangnya, baru deh naik yg enak dan cepat, Kerapu. Licik2kannya, kalo pulang naik Kerapu, turun Marina, untuk keluar kan lo cuma numpang lewat jadi nggak perlu bayar uang masuk Ancol. Be smart to save your own money, guys. Yaaa cerdas sama licik beda tipiiiiiis gitu yaa.

Happy travelling guys.


Cheers and Beer,
Lisnaadwi




p.s. If you wanna know more, just send me a message or twit me @lisnaadwi :)

You Might Also Like

0 Comments

Instagram

Subscribe